Aksi Save Al Quds di Semarang: “Yerussalem Tanah Wakaf Umat Islam”

Aksi Save Al Quds di Semarang: “Yerussalem Tanah Wakaf Umat Islam”

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Unjuk rasa damai membela Al Quds juga digelar di Semarang, Jumat (8/12/2017). Ribuan umat Islam memadati Bundaran Air mancur di Jalan Pahlawan, Kota Semarang dalam aksi damai bertema “Save Al Quds” itu.

Meski diguyur hujan, aksi yang dimulai setelah sholat Jum’at itu tetap berjalan. Massa melakukan long march dari Majid Baiturrahman Simpanglima menuju Bundaran Air Mancur Pahlawan. Mereka juga melakukan orasi-orasi mengecam kebijakan presiden Amerika Donald Trump yang mengklaim Al Quds sebagai ibukota Israel.

Salah satu orator dari Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Jawa Tengah menegaskan, kebijakan Trump memindahkan Kedubesnya ke Yerussalem sama dengan menantang perang seluruh umat Islam.

“Dan itu berarti membuka gerbang neraka untuk mereka,” pekiknya.

Sementara itu Anggota DPR Fraksi PKS, Abdul Fikri Fakih yang hadir dalam aksi tersebut mengatakan pemerintah harus proaktif dalam membela umat Islam. Menurutnya, Yerussalem adalah tanah wakaf umat Islam yang harus dipertahankan dengan segenap kemampuan.

Abdul Fikri Fakih

“Sungguh dosa besar anggota DPR dan Polisi tidak peduli dengan wakaf umat Islam,” tegasnya.

Ia mengaku telah mengusulkan kepada presiden RI yang akan menghadiri Konferensi OKI pada tanggal 13-15 Desember 2017 di Instanbul untuk menyuarakan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

“Kita usul kepada presiden yang akan menghadiri konferensi OKI di Instanbul untuk kemerdekaan palestina,” katanya.

Meski diguyur hujan deras unjuk rasa berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai. Aksi tersebut yang diikuti oleh berbagai organisasi Islam diantaranya Forum Umat Islam Semarang (FUIS), Hisbullah, PKS Jateng, dll.

Bagikan