
KARACHI (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 70 orang tewas oleh serangan bunuh diri di sebuah rumah sakit di barat daya Pakistan Senin (08/08/2016), menurut seorang pejabat senior, lansir Anadolu Agency.
Balochistan Home Minister Safraz Bugti mengatakan 103 orang juga terluka akibat bom bunuh diri di ibukota negara, Quetta.
Ledakan itu menghantam beberapa saat setelah sekelompok pengacara membawa tubuh rekan Bilal Kasi, presiden Asosiasi Balochistan, setelah dia ditembak mati oleh penyerang tak dikenal di Quetta awal pagi hari.
Sebagian besar pengacara tewas dan terluka, Anwar ul-Haq, juru bicara pemerintah negara bagian Balochistan, mengatakan kepada wartawan.
Irfan Saeed, seorang saksi mata, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ledakan itu terjadi di tengah-tengah kerumunan yang berkumpul di luar bangsal darurat rumah sakit. Dia mengatakan beberapa mayat tergeletak di lantai rumah sakit saat staf berlari menyelamatkan diri dari ledakan.
Perdana Menteri Nawaz Sharif menyebut ledakan itu “pengecut” dan berjanji bahwa pemerintah dan pasukannya akan meneruskan upaya mereka untuk mengalahkan militan yang berbasis di negara ini.
Pemerintah daerah menyatakan keadaan darurat dan siap memindahkan korban yang terluka ke rumah sakit swasta.
Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam