IRAK (Jurnalislam.com) – Kelompok Islamic State (IS) pada hari Ahad menarik pasukannya dari Rutba, sebuah kota padang pasir di provinsi Anbar di Irak barat, seorang jenderal militer dan walikota mengatakan, World Bulletin melaporkan Ahad (13/03/2016).
"IS telah benar-benar menarik diri dari Rutba dan pergi menuju Al-Qaim," kata seorang mayor jenderal, mengacu benteng ekstremis di perbatasan dengan Suriah tersebut, jauh di utara Anbar.
"Pasukan bersenjata IS mulai mundur tadi malam dan menyelesaikan penarikan mundur mereka pagi ini," kata perwira senior, yang berbicara tanpa menyebut nama. "Rutba sekarang bebas dari IS."
Walikota Rutba, yang terletak sekitar 390 kilometer (245 mil) di barat Baghdad di jalan menuju Yordania, menegaskan bahwa IS telah mundur.
"IS telah mundur. Mereka tidak menempatkan pasukan bersenjatanya di sana sekarang," kata Imad Ahmed.
"Penarikan mundur ini terlihat nyata, sebagai konsekuensi atas kekalahan mereka di Anbar, terutama yang direbut kembali oleh pasukan Irak, yaitu wilayah di timur Ramadi dan maju menuju Hit," katanya.
Setelah meluncurkan serangan terakhir melawan IS di ibukota provinsi Ramadi akhir tahun lalu, pasukan Irak menguasai kontrol penuh atas kota bulan lalu.
Mereka sejak itu mengamankan wilayah timur di Ramadi, lalu mengisolasi kubu IS di Fallujah, yang terletak hanya 50 kilometer (30 mil) barat Baghdad.
Pasukan Irak juga sedang bertempur hingga Efrat, barat Ramadi, dengan maksud untuk merebut kembali kota Hit.
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam