
SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan Kurdi dan Pasukan Demokratik Arab Suriah (Syrian Democratic Forces-SDF) telah memasuki kota kunci di utara, Manbij, kubu IS, pasukan dan kelompok pemantau mengatakan, lansir Aljazeera Kamis (23/06/2016).
SDF maju perlahan-lahan ke pusat Manbij pada Kamis setelah memasuki kota didukung serangan udara koalisi pimpinan AS, membom Islamic State (IS).
Nasser Haji Mansour, seorang penasihat SDF, mengatakan pasukan pindah ke kota pada hari Rabu dari tepi utara, dekat dengan lumbung gandumnya yang masih dikuasai oleh IS.
“Pertempuran jalanan yang menakutkan meletus saat mereka memasuki kota itu, kata Rami Abdel Rahman, kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights).
Dia mengatakan pergerakan mereka cenderung lambat saat pasukan SDF menghadapi booby-traps yang ditanam oleh IS untuk mencoba mencegah hilangnya kota.”
Abdel Rahman mengatakan puluhan ribu warga sipil terjebak di dalam kota, meskipun sekitar 8.000 orang telah mampu melarikan diri sejak awal serangan SDF di Manbij pada 31 Mei.
Kota yang memiliki populasi sekitar 120.000 sebelum dimulainya perang Suriah pada tahun 2011.
SDF mengepung kota pada tanggal 10 Juni tapi pergerakannya melambat saat IS melawan, termasuk dengan bom martir hampir setiap hari.
Pertempuran untuk Manbij, sebuah jalur kunci menghubungkan rute pasokan antara perbatasan Turki dan ibukota de facto IS Suriah, Raqqa.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam