Berita Terkini

Al Shabaab Serang Hotel di Mogadishu, 15 Tewas dan Puluhan Terluka

thumbs_b_c_4b0b0c100e642c781e8a7ceeff88a17aSOMALIA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 15 orang tewas dalam serangan al Shabaab di sebuah hotel di ibukota Somalia, Mogadishu, Aljazeera melaporkan, Sabtu (25/06/2016).

Seorang pembom martir meledakkan sebuah kendaraan bermuatan bahan peledak di pintu gerbang sebuah hotel Mogadishu, diikuti ledakan kedua yang terdengar di dalam hotel saat sekelompok orang bersenjata berusaha masuk ke dalam, menebabkan sedikitnya 15 orang tewas dan 20 lainnya terluka.

“Sedikitnya 15 orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan itu,” kata wartawan Abdirizak Tuuryare kepada Al Jazeera mengutip sumber polisi.

“Polisi juga mengatakan beberapa orang yang tidak diketahui jumlahnya di dalam hotel telah disandera,” katanya.

Kapten polisi Ali Ahmed mengatakan pasukan Somalia terlibat pertempuran dengan penyerang yang mengambil posisi di dalam Nasa-Hablod dekat persimpangan ibukota KM-4 yang sibuk.

Seorang saksi serangan, Ali Mohamud, mengatakan para penyerang secara acak menembak tamu di hotel.

“Mereka menembaki semua orang yang mereka lihat. Saya melarikan diri melalui pintu belakang,” katanya.

Kapten Mohamed Hussein mengatakan beberapa penyerang pindah ke lantai dua dan menggunakan senapan mesin untuk menahan pasukan Somalia. Hussein mengatakan pasukan keamanan membunuh dua penyerang.

Dia juga mengatakan kepada kantor berita AP bahwa ia melihat empat mayat, tergeletak di luar hotel.

Para penyerang “mengambil posisi di belakang dinding ledakan dan karung pasir; pertempuran masih berlangsung,” Hussein mengatakan, saat tembakan terdengar di latar belakang.

Yusuf Ali, sopir ambulans mengatakan bahwa dia mengevakuasi 11 orang yang terluka akibat serangan ke rumah sakit.

“Sebagian besar dari mereka terluka dalam baku tembak,” katanya.

Al Shabaab, yang sering melakukan serangan di ibukota dalam usahanya untuk menggulingkan pemerintah boneka yang didukung Barat (AS dan sekutunya), mengaku bertanggung jawab atas serangan dalam sebuah pernyataan yang didistribusikan melalui jaringan sosial online.

Al Shabaab mengatakan para pejuangnya masih terlibat dengan pasukan Somalia.

Sedikitnya 16 orang tewas dan 55 lainnya terluka dalam serangan bom mobil dan senjata di Hotal Ambassador di pusat Mogadishu pada tanggal 01. Al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pada bulan Februari, sedikitnya sembilan orang tewas ketika para pejuang al-Shabaab meledakkan sebuah bom mobil di pintu gerbang taman populer di dekat sebuah hotel di ibukota.

Pada bulan Januari, serangan terhadap sebuah depan pantai restoran menewaskan sedikitnya 17 orang.

Al-Shabaab keluar dari Mogadishu oleh pasukan Uni Afrika, AMISOM, pada tahun 2011.

Namun, Al Shabaab tetap menjadi ancaman kuat di Somalia, dan sering meluncurkan serangan yang bertujuan menggulingkan pemerintah korup Somalia.

Al-Shabaab juga berada di belakang serangan mematikan di Kenya dan Uganda. Kenya dan Uganda berkontribusi mengirimkan pasukan Uni Afrika di Somalia.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

250.000 Jamaah Hadiri Shalat Jumat ke-3 Ramadhan di Masjid Al Aqsha

aqsaPALESTINA (Jurnalislam.com) – Sekitar 250.000 Muslim sholat di Masjid Al-Aqsa Yerusalem Timur di hari Jumat ketiga Ramadhan, lansir World Bulletin, Sabtu (25/06/2016).

Sejak subuh, jamaah Palestina dari Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki Israel mulai berkumpul di Al-Aqsha, yang merupakan tempat suci umat Islam ketiga di dunia.

Otoritas zionis meningkatkan penjagaan di daerah, mengerahkan ribuan polisi dan mendirikan penghalang jalan di pintu masuk Kota Tua Yerusalem.

Mereka juga mengerahkan helikopter dan balon pengawasan untuk memantau kegiatan di dalam dan di sekitar lokasi flashpoint Al Aqsha.

Hanya laki-laki berusia lebih dari 45 dan anak-anak di bawah 12 – bersama dengan wanita dari segala usia – yang diizinkan masuk Yerusalem Timur yang diduduki oleh penjajah Israel tanpa surat izin masuk.

Sekitar 300 warga Palestina dari Jalur Gaza yang diblokade juga diizinkan – untuk kedua kalinya di bulan Ramadhan ini – untuk memasuki Yerusalem pada hari Jumat.

Israel menjajah Yerusalem Timur dan Tepi Barat selama Perang Timur Tengah 1967. Mereka kemudian menganeksasi kota pada tahun 1980, mengklaimnya sebagai ibukota negara Yahudi dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Ngabuburit Bareng Penghafal Qur’an, DIC Perkenalkan Al Qur’an Braile Digital

Ngabuburit Bareng Penghafal Al Qur’an Pra Launching Al Qur’an Braile Digital di Area Parkir Asia Plaza Kota Tasikmalaya, Sabtu (25/6/2016)

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Rumah Tahfidz Daarul Ilmi Cendikia (DIC) Tasikmalaya bekerja sama dengan Yayasan Syaikh Ali Jaber, memperkenalkan Al Qur’an Braile Digital bagi para penyandang tuna netra di pelataran parkir Asia Plaza Kota Tasikmalaya, Sabtu (25/06/2016).

Acara bertajuk “Ngabuburit Bareng Penghafal Qur’an” itu merupakan program wakaf satu juta Qur an Braile Digital Yayasan Syeikh Ali Jaber yang akan dilaunching pada bulan Syawal 1437 H mendatang.

“Acara ini adalah pra launching Wakaf Qur an Braile Digital yang akan dilaksanakan bulan Syawal, yang akan langsung dihadiri oleh Syaikh Ali Jaber,” kata Ketua panitia Ustadz Ahmad Al Hafidz.

“Jika sekarang penyandang tuna netra hanya bisa memijat dan bermain musik, mudah-mudahan dengan adanya Qur’an Braile Digital ini mereka berkesempatan untuk menjadi seorang hafidz Qur’an,” sambungnya.

Panitia juga menghadirkan salah seorang anak penyandang tuna netra, Panca Rahmadi atau yang dikenal Salman Al Hafidz, salah seorang pemeran dalam film Surga Menanti.

Salman mengatakan, keterbatasan dalam penglihatan jangan dijadikan alasan untuk tidak semangat dalam menghafal Qur’an. Ia juga menjelaskan kiat-kiatnya untuk menghafal Al Qur’an.

“Tidak bisa melihat itu bukan alasan untuk malas menghafal Qur an. Ada tiga rahasia untuk menghafal Qur’an, pertama membacanya, mengingatnya dan mengulang-ulang bacaannya,” ungkapnya.

Reporter: Aryo Jipang | Editor: Ally Muhammad Abduh

JAS Jakarta Bagikan 3000 Paket Ta’jil Plus Buku Syiah Bukan Islam

Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) Jakarta membagikan 3000 paket takjil gratis plus buku Syiah Bukan Islam serentak di empat lokasi di Jakarta dan Bogor, Sabtu (25/6/2016).
Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) Jakarta membagikan 3000 paket takjil gratis plus buku Syiah Bukan Islam serentak di empat lokasi di Jakarta dan Bogor, Sabtu (25/6/2016).

JAKARTA (Jurnalislam.com)Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) Jakarta membagikan 3000 paket ta’jil gratis plus buku Syiah Bukan Islam serentak di empat lokasi di Jakarta dan Bogor, Sabtu (25/6/2016).

Amir JAS Jakarta, ustadz Haris Amir Falah mengatakan aksi tersebut adalah salah satu bentuk komitmen dakwah Ansharusyariah dan bentuk kepedulian terhadap umat.

“Ini salah satu bentuk komitmen kita dalam berdakwah. Dakwah yang kita lakukan bukan cuma sekedar ucapan, tetapi juga kita buktikan dengan amal nyata,” ujarnya kepada Jurnalislam, Sabtu (25/06/2016).

Terkait buku berjudul Syiah Bukan Islam yang dibagikan dalam aksi tersebut, ustadz Haris menyatakan bahwa Syiah adalah ancaman nyata bagi umat Islam serta masih banyaknya masyarakat yang terkecoh dengan tipu daya kesesatan Syiah.

“Kita menganggap Syiah ini ancaman, masih banyak orang yang masih terkecoh. Maka dari itu kita ingin memberikan pengetahuan kepada ummat dengan menyebarkan buku tentang sesatnya Syiah,” jelasnya.

Lokasi pembagian ta’jil dan buku Syiah Bukan Islam yang dilakukan di Jalan KH Mas Mansyur Jakarta Pusat, Perempatan Lebak Bulus Jakarta Selatan, Perempatan Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur, dan beberapa lokasi di wilayah Bogor.

Reporter: Irfan Yusuf | Editor: Ally Muhammad Abduh

Jaysh al Fateh Kuasai Lebih Banyak Wilayah di Provinsi Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Pada pertengahan Juni, koalisi faksi-faksi jihad Suriah, Jaysh al Fateh (Army of Conquest), memulai serangan baru yang menargetkan tiga desa di selatan kota Aleppo: Khalsa, Bernah, dan Zeitan. Koalisi yang dipimpin jihadis al Qaeda tersebut dengan cepat mencapai sukses, The Long War Journal melaporkan, Jumat (24/06/2016).

Sejak awal Juni, Jaysh al Fateh telah memperlebar kekuasaannya pada wilayah sekitar Khan Tuman, yang direbut dari rezim Nushairiyah Bashar al Assad dan pasukan yang didukung Republik Syiah Iran pada bulan Mei. Sebuah gempuran pada awal Juni memperluas radius operasi Jaysh al Fateh di seluruh Khan Tuman. Hal ini memungkinkan mujahidin untuk menyerbu desa-desa tersebut beberapa bulan kemudian.

Dua faksi jihad paling kuat di Jaysh al Fateh adalah Jabhah Nusrah, yang merupakan cabang resmi al Qaeda di Suriah, dan Ahrar al Sham, yang merupakan model lain Taliban dan memiliki link sendiri dengan Al-Qaeda. Aliansi juga meliputi beberapa kelompok tempur lainnya.

Musuh Jaysh al Fateh di daerah selain pasukan rezim Syiah Assad itu sendiri, termasuk milisi Syiah dari berbagai negara yang didukung Iran, juga Syiah Hizbullah.

Sumbu Suriah-Iran tersebut menderita korban yang signifikan selama bentrokan.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) melaporkan bahwa 24 anggota milisi Syiah dan sekutu Suriah tewas pada hari pertama pertempuran. Angka itu naik menjadi 86 tewas, termasuk 25 pasukan Syiah Hizbullah Libanon, menurut SOHR. Jumlah korban seringkali tidak mungkin diverifikasi, terutama di zona perang kacau seperti Suriah. Tapi tampaknya pasukan loyalis dan sekutu rezim Bashar al Assad menderita kekalahan yang serius.

Pada awal operasi, Jabhah Jabhah Nusrah merilis sebuah video pendek termasuk yang direkam dengan drone kecil. Jabhah Nusrah semakin sering menggunakan drone untuk menyajikan adegan dramatis pertempuran kepada pemirsa. Lengan al Qaeda merilis serangkaian video dan gambar lainnya dalam waktu singkat.

Kemajuan cepat Jaysh al Fateh ini dirayakan di media sosial oleh tokoh terkenal al Qaeda. Pada tanggal 17 Juni, Syeikh Abu Sulaiman al Muhajir, yang merupakan pejabat senior syariah Jabhah Nusrah, tweeted: “Allah mengalahkan mereka di Khalsa.” Dia melanjutkan sampai pada tanggal 18 Juni dengan tweet merayakan kemenangan di Bernah dan Zeitan.

Anggota Jabhah Nusrah lain, dikenal sebagai Abu Saeeed al Halabi, menyatakan pada tanggal 18 Juni bahwa kemenangan sekali lagi di selatan provinsi Aleppo menunjukkan bahwa Jabhah Nusrah adalah basis jihad di Suriah dan kekuatan yang akan membawa pertempuran ke Damaskus. Al Halabi menolak laporan dari SOHR dan kelompok lain yang mengklaim bahwa angkatan udara Rusia tidak turut campur dalam pertempuran. Abu Saeed tweeted bahwa Rusia melakukan serangan udara paling banyak bulan ini, yang kemungkinan berarti di tiga desa yang dikuasai.

16-06-22-Muhaysini-denounces-Iran-Hezbollah-in-front-of-corpses-300x168

Pada tanggal 22 Juni, Jaysh al Fateh merilis sebuah video Syeikh Abdallah Muhammad al Muhaysini berdiri di depan kuburan terbuka penuh dengan mayat pasukan Syiah Hizbullah dan pasukan Syiah lain yang didukung Iran. Syeikh Muhaysini menyampaikan pidato panjang mengutuk Iran dan Hizbullah Libanon sambil berdiri di depan mayat.

Syeikh Muhaysini adalah ulama al Qaeda Saudi populer dan seorang pejabat syariah senior Jaysh al Fateh. Muhaysini dan beberapa pendukung online-nya merujuk kepadanya sebagai jihadis “independen”.

The Long War Journal menilai bahwa ia tidak berdiri sendiri dan ia merupakan bagian dari hirarki internasional Al Qaeda (al Qaeda global). Biografinya diisi dengan berbagai koneksi ke jaringan internasional Al Qaeda.

Katibat al Tawhid wal Jihad (KTJ), sebuah kelompok jihad didominasi-Uzbek yang bersumpah setia kepada Jabhah Nusrah September lalu, memberitakan peran tersendiri dalam pertempuran di website resminya.

Pada tanggal 18 Juni, KTJ memposting hampir dua lusin foto anggotanya mempersiapkan pertempuran. Gambar, termasuk peta daerah, semua memiliki watermark koalisi Jaysh al Fateh.

Dalam pernyataan yang menyertai, KTJ mengatakan bahwa pasukannya berpartisipasi dalam operasi militer besar-besaran melawan orang-orang kafir bersama mujahidin Jaysh al Fateh. Tugas KTJ ini rupanya terbatas di Khalsa, saat situs resminya mengatakan bahwa mujahidin lain bertanggung jawab untuk menaklukkan desa terdekat di Bernah dan Zeitan.

Sama seperti yang disebutkan KTJ, faksi jihad lain juga berjuang di bawah payung Jaysh al Fateh.

Strategi perang gerilya Al Qaeda di Suriah didasarkan pada penyatuan sumber daya dari faksi jihad lain bila memungkinkan, untuk memaksimalkan efektivitas perjuangan.

Organisasi ini mematuhi ideologi jihad, Al Qaeda telah membuktikan bahwa mereka menemukan landasan bersama untuk ditegakkan dalam perjuangan yaitu fokus memerangi rezim Assad, ingin menerapkan hukum syariah di Suriah.

Faylaq al Sham (atau “Sham Legion”) adalah salah satu kelompok yang mengambil bagian dalam serangan bersama Jaysh al Fateh di pedesaan selatan Aleppo. Faylaq al Sham berjuang sebagai bagian dari Jaysh al Fateh tahun lalu, ketika koalisi menyapu pasukan Assd di provinsi Idlib, merebut ibukota Idlib dan daerah sekitarnya.

Faylaq al Sham menugaskan pasukannya dari Idlib ke provinsi Aleppo awal tahun ini. Berita yang diposting online oleh jihadis pada bulan Mei mencantumkan Faylaq al Sham sebagai salah satu kelompok anggota Jaysh al Fateh di Aleppo. Tandzim ini telah menghasilkan serangkaian gambar pertempuran baru-baru ini, termasuk peta wilayah, rekaman drone desa yang dikuasai, gambar pasukan Syiah yang dibunuh, dan foto harta rampasan perang (ghanimah) yang direbut. Faylaq al Sham juga memperingati sejumlah martir yang syahid dalam pertempuran. Walaupun berita mereka tidak memiliki watermark Jaysh al Fateh, tapi Faylaq al Sham jelas berjuang bersama Jaysh al Fateh karena gambar diambil di desa yang sama dengan desa yang mereka kuasai.

16-06-18-12-22sectarian22-material-captured-in-Zeitan-768x512

 

Ajnad al Sham adalah koalisi jihad lain yang berjuang di bawah bendera Jaysh al Fateh. Tim media Ajnad al Sham telah menyebarkan foto dan video serangan pada Twitter feed resmi mereka. Berita Ajnad al Sham termasuk foto Bernah dan Zeitan, gambar perlengkapan milik pasukan Syiah yang tertinggal, peta wilayah, dan gambar dua ranjau darat yang ditemukan. Peta mereka sangat mirip dengan yang dihasilkan oleh KTJ dan konstituen Jaysh al Fateh lainnya. Semua media memiliki watermark Jaysh al Fateh.

Ajnad al Sham juga telah merilis pernyataan martir (serangan istisyhad) untuk salah satu komandan paling senior mereka, yang gugur, syahid, selama pertempuran.

16-06-19-Jaysh-al-Sunna-reposted-or-posted-images-of-fallen-Hezbollah-fighters

Koalisi jihad lain yang tergabung dalam Jaysh al Fateh adalah Jaysh al Sunna, yang memberitakan tentang rampasan mereka dan memposting spanduk mengenai lebih dari 30 pasukan syiah Hizbullah tewas dalam pertempuran. Banner tersebut kemungkinan yang pertama kali diterbitkan dibanding tempat lain.

Jaysh al Fateh telah berkembang pesat sejak pertama kali diluncurkan pada awal tahun 2015. Anggota Jaysh al Fateh sedikit berubah setelah penyerbuan Idlib. Tapi koalisi mujahidin Suriah tersebut tetap menjadi kekuatan ampuh di medan perang, menunjukkan bukti bahwa keahlian al Qaeda dalam perang gerilya tidak bisa diremehkan.

16-06-17-Nusrah-video-using-drone-2

16-06-17-Nusrah-video-using-drone-4

16-06-18-Nusrah-photo-from-fighting-1-768x432

16-06-17-1-Map-of-villages-targeted-in-southern-Aleppo-province-768x387

 

 

Markas Strategis Arbaki di Dehrawod Dikuasai Taliban

uruzgan-1432366461URUZGAN (Jurnalislam.com) – Sebuah pangkalan militer milik pasukan bayaran (Arbaki) yang terletak di daerah Lakhshak direbut setelah serangan Mujahidin kemarin, Al Emarah News melaporkan, Jumat (24/06/2016).

Banyak kendaraan dan beberapa peralatan logistik disita.

Basis dalam lokasi yang sangat penting tersebut adalah basis strategis kedua yang dikuasai Mujahidin.

Laporan lain mengatakan bahwa orang-orang upahan menewaskan 2 warga desa dan melukai 3 orang lainnya serta membakar kendaraan dan 5 sepeda motor dalam serangan malam di daerah Dehzak kabupaten Dehrawod semalam.

Sementara di Herat para pejabat mengatakan sebuah tank musuh dihancurkan oleh tembakan RPG dan 2 orang lain dengan serangan bom pinggir jalan di tengah penyergapan Mujahidin dekat dengan Masjid Mula Abdul Sattar setelah Mujahidin memasuki wilayah Bazar distrik Shindand dengan teknik menyusup tengah malam kemarin, menewaskan 3 pasukan bersenjata di tempat dan meninggalkan 6 orang lainnya mengalami luka mematikan.

Juga di Shindand seorang pria bersenjata tewas di tengah pemboman Mujahidin di daerah Pusht Shehar sekitar pukul 05:00 dini hari tadi.

Semua pujian hanya milik Allah saja, tidak ada korban di pihak Mujahidin dalam operasi itu.

 

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

 

Masjid, Sekolah dan Pemakaman Muslim, Kembali Dihancurkan di Myanmar

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Pihak berwenang di Myanmar selatan meminta masyarakat untuk tenang pada hari Jumat (24/06/2016), sehari setelah ratusan massa Budha menghancurkan bangunan Muslim dan menyerang seorang pria Muslim menyusul argumen atas pembangunan sebuah sekolah agama, Anadolu Agency melaporkan Jumat.

Hingga larut malam, polisi telah dikerahkan di sebuah desa di Bago Region, menyadari bahwa insiden serupa antara Muslim dan Buddha negara ini di masa lalu telah menyebabkan kematian dan mengungsinya ratusan orang.

Kepala polisi Waw Township, Ohn Lwin, mengatakan kepada Anadolu Agency pada hari Jumat bahwa pasukan keamanan telah dikerahkan di desa Tha Yel Tha Mein – sekitar 150 kilometer (93 mil) sebelah barat laut ibukota komersial Yangon – setelah massa menghancurkan sebuah masjid, sebuah sekolah agama dan pemakaman Muslim pada Kamis malam.

“Situasi sekarang di bawah kendali,” katanya, dari daerah di mana Muslim hanya berjumlah 50 dari 1.029 rumah tangga.

Ohn Lwin menambahkan bahwa sekitar 70 warga desa Muslim, sebagian besar anak-anak dan perempuan, semalam terpaksa berlindung di pos polisi desa karena takut akan serangan massa.

Kekerasan dianggap telah dimulai setelah argumen antara warga Muslim Abdul Sharif dan dua tetangga Buddha perempuan. Sebelum polisi bisa mengamankan Sharif untuk keselamatannya, dia telah diserang oleh warga desa, menurut polisi setempat.

Ohn Lwin mengatakan bahwa para tetua desa dan bhikkhu tidak dapat mengendalikan situasi yang segera berubah menjadi panas.

Sebelum keamanan tambahan tiba, massa Budha mengamuk menghancurkan sebuah Masjid, sebuah sekolah Islam di kompleks Masjid dan konstruksi bangunan yang dianggap umat Buddha lokal sebagai sebuah sekolah Islam yang tidak sah.

Pihak berwenang mengatakan bahwa tidak ada penangkapan sejauh ini.

“Kami sangat berhati-hati dalam menangani kasus ini,” kata Ohn Lwin.

Pada bulan Juni 2012, ketegangan komunal antara orang Buddha dan kaum Muslim berakibat kekerasan mematikan menelan di bagian Negara Rakhine barat.

Kekerasan itu menewaskan ratusan Muslim serta ribuan lainnya mengungsi, dan akhirnya menyebar ke area lain seperti Mandalay.

Pada hari Jumat, warga Muslim setempat Khin Oo – anggota komite pengurus Masjid – mengatakan serangan itu tidak menjadi ketegangan komunal, melainkan sengketa pribadi yang meningkat secara dramatis.

“Anda tidak bisa mengatakan ketegangan itu karena agama. Masalahnya adalah antara dia Sharif dan tetangganya,” katanya kepada Anadolu Agency.

 

 

Erdogan Bertemu Pemimpin Hamas di Istanbul

thumbs_b_c_c60997778cd34868bd200930f9b5800dISTANBUL (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu pemimpin faksi perlawanan Islam Palestina, Hamas, Khaled Mashal, di Istanbul, pada Jumat (24/06/2016).

Erdogan dan Mashal membahas upaya untuk menyelesaikan perbedaan pendapat di antara warga Palestina serta bantuan kemanusiaan Turki, kata sumber dari Kepresidenan Turki.

Pemimpin Turki menekankan selama pertemuan bahwa Turki akan meringankan penderitaan rakyat Palestina, sumber, yang tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media, mengatakan kepada Anadolu Agency, Jumat.

Pada bulan April 2014, kelompok Palestina, Hamas dan Fatah, menandatangani perjanjian rekonsiliasi yang telah lama ditunggu-tunggu menyerukan pembentukan pemerintah persatuan Palestina.

Meskipun pemerintah persatuan diresmikan dua bulan kemudian, ia belum mengambil peran mengatur di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas, sementara hubungan antara kedua faksi tetap dilanda sejumlah perbedaan lama.

Perwakilan dari dua kelompok saingan mengadakan serangkaian pertemuan di Doha dalam upaya membahas cara menerapkan perjanjian, tetapi tidak ada terobosan yang dibuat.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Masjid Turki di Belanda Dirusak

mosque_1BELANDA (Jurnalislam.com) – Sekelompok pengacau menyerang sebuah Masjid Turki di Belanda selatan, saluran televisi lokal RTV Rijnmond melaporkan, lansir World Bulletin, Jumat (24/06/2016).

Stasiun tersebut mengatakan sedikitnya 15 orang menyerang masjid dengan batang besi dan menghancurkan jendela.

Dua orang luka ringan dalam serangan hari Kamis. Tidak jelas apakah korban cedera termasuk jamaah.

Masjid ini dioperasikan oleh Federasi Turki Belanda.

Vedat Ozdal, seorang pejabat senior dengan tugas menjalankan Masjid, memberi label “pengecut” bagi serangan serta mendesak masyarakat untuk tetap tenang, dan mengatakan bahwa tanggung jawab polisi dan pemerintah daerah setempat untuk menemukan penyerang.

Piet Sleeking, wakil walikota Dordrecht, di mana Masjid itu berada, juga meminta masyarakat untuk tetap tenang.

Saksi yang berbicara kepada stasiun televisi mengatakan para penyerang itu terkait dengan organisasi ekstrimis PKK, meskipun tidak jelas bagaimana mereka bisa dikenali.

PKK terdaftar sebagai organisasi ekstremis oleh Internasional.

Kelompok ini kembali melakukan serangan bersenjata terhadap negara Turki Juli lalu.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Komandan Militer Irak: 80% Fallujah Telah Direbut

0BAGDAD (Jurnalislam.com) – Militer Irak telah merebut kembali sekitar 80 persen kota Fallujah dari kelompok Islamic State (IS), Jenderal Angkatan Darat Abdel-Wahab al-Saadi mengatakan kepada Anadolu Agency, Kamis (23/06/2016).

“Pasukan Khusus, unit polisi lokal dan federal, dan pasukan militer Irak telah mengontrol lebih dari 80 persen pusat kota,” al-Saadi, yang memimpin operasi untuk merebut kembali Fallujah, mengatakan.

“IS sekarang tersisa hanya mengendalikan lingkungan Al-Muallimeen dan Al-Julan, bersama dengan Jalan Al-Thirthar di utara pusat kota,” tambahnya.

Namun, dia melanjutkan untuk diperhatikan, bahwa pertempuran jalan terus terjadi antara dua kubu di beberapa bagian kota.

“Pasukan Irak sekarang berusaha untuk mendorong ke daerah kekuasaan IS di tengah perlawanan keras oleh IS,” kata al-Saadi.

Awal pekan ini, Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi meraih kemenangan yang dideklarasikan di Fallujah setelah pasukan tentara menguasai kompleks utama pemerintah di pusat kota.

Walid al-Duleimi, komandan tentara lain yang ambil bagian dalam operasi untuk merebut kembali Fallujah, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa, selama empat hari terakhir, pasukan Irak menghadapi perlawanan sengit di distrik Al-Julan, Fallujah – yang dianggap sebagai salah satu benteng terakhir IS di kota.

Menurut al-Duleimi, sedikitnya 19 tentara Irak tewas dan 23 lainnya cedera selama periode empat hari terakhir.

Tentara Irak berharap untuk merebut kembali Fallujah dan daerah sekitarnya sebelum melakukan serangan besar di kota Mosul yang dikuasai IS (terletak kira-kira 400 kilometer di utara ibukota) dari selatan, timur dan utara.

Operasi militer Irak untuk merebut kembali Fallujah dari IS pertama kali dimulai pada 23 Mei.

Terletak di sepanjang Sungai Efrat sekitar 50 kilometer (31 mil) dari barat ibukota Baghdad, Fallujah diyakini menjadi rumah bagi sekitar 90.000 warga.

Menurut PBB, lebih dari 3,4 juta orang kini mengungsi dari Irak – lebih dari setengah mereka adalah anak-anak – sementara lebih dari 10 juta lainnya sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam