Pengungsi Palestina di Suriah Hingga Akhir 2015, 3.089 Tewas dan 1.028 Ditahan Rezim Assad

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Beginilah nasib pengungsi Palestina di Suriah. Kelompok Kerja untuk Pengungsi Palestina di Suriah mencatat hingga akhir 2015 bahwa sebanyak 3.089 warga pengungsi Palestina di Suriah tewas akibat perang yang berkecamuk di sana dan 1.028 lainnya ditahan di penjara-penjara rezim Syiah Nushairiyyah di Damaskus.

Laporan yang diterbitkan Infopalestina hari Jumat (01/01/2016) menegaskan, 427 orang di antaranya tewas karena penyiksaan di penjara, 187 lainnya akibat isolasi ketat di kamp pengungsi Yarmuk, Damaskus.

Laporan menyebutkan daerah asal korban disebutkan  secara rinci. Termasuk yang gugur setelah lari ke luar Suriah.

Sementara di Palestina sendiri, Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan, sebanyak 179 warga Palestina gugur syahid oleh peluru penjajah zionis dan warga pemukim yahudi ekstrim selama tahun 2015.

Kemenkes Palestina mengatakan dalam statemennya hari ini Jumat, yang salinanya diterima oleh Pusat Informasi Palestina bahwa korban syuhada itu gugur karena tembakan pasukan zionis dan juga oleh serangan terror dari warga pemukim Yahudi ekstrim di Tepi Barat, Jalur Gaza dan wilayah jajahan 1948.

Dari total korban 179 itu, 144 di antra (27 anak, 7 wanita) gugur sejak meletusnya Intifadhah Al-Quds awal Oktober lalu.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Pidato Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Tentang Konsiliasi Ulama dengan Pemimpin Imarah Islam

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Dengan sukacita yang besar telah masuk berita bahwa para Ulama dihormati yang memiliki beberapa perbedaan pendapat di masa lalu menghadiri pertemuan yang dipimpin oleh wakil Amir Imarah Islam Sheikhul Hadits Mawlawi Haibatullah Akhundzada bersama banyak ulama negara.

Dalam laporan yang dilansir Voice of Jihad, Jumat (01/01/2016) situs resmi Taliban, mengatakan pertemuan digelar dalam suasana kasih sayang dan persaudaraan  berakhir dalam perjanjian lengkap dan persatuan di antara semua ulama.

Para ulama yang dihormati mengucapkan selamat kepada semua mujahidin tentang kesepakatan bersatu yang diberkati ini.

Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Sahib berbicara tentang rincian lengkap dan kesepakatan dalam pertemuan ini yang dapat didownload dari link di bawah ini:

https://archive.org/details/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat
Download Link
https://archive.org/download/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat/ShaikhNazarMuhammadSahib.mp3

 

Deddy | Voice of Jihad | Jurnalislam

Pidato Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Tentang Konsiliasi Ulama dengan Pemimpin Imarah Islam

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Dengan sukacita yang besar telah masuk berita bahwa para Ulama dihormati yang memiliki beberapa perbedaan pendapat di masa lalu menghadiri pertemuan yang dipimpin oleh wakil Amir Imarah Islam Sheikhul Hadits Mawlawi Haibatullah Akhundzada bersama banyak ulama negara.

Dalam laporan yang dilansir Voice of Jihad, Jumat (01/01/2016) situs resmi Taliban, mengatakan pertemuan digelar dalam suasana kasih sayang dan persaudaraan  berakhir dalam perjanjian lengkap dan persatuan di antara semua ulama.

Para ulama yang dihormati mengucapkan selamat kepada semua mujahidin tentang kesepakatan bersatu yang diberkati ini.

Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Sahib berbicara tentang rincian lengkap dan kesepakatan dalam pertemuan ini yang dapat didownload dari link di bawah ini:

https://archive.org/details/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat
Download Link
https://archive.org/download/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat/ShaikhNazarMuhammadSahib.mp3

 

Deddy | Voice of Jihad | Jurnalislam

Serangan Martir Hantam Sebuah Wisma Asing di Kabul

KABUL (Jurnalislam.com) – Pejabat melaporkan dari ibukota negara Kabul bahwa beberapa saat sebelumnya sekitar senja hari, beberapa Mujahidin pemberani dari batalyon istisyhad Imarah Islam melancarkan operasi pada sebuah Wisma asing di wilayah kota Taimani, lansir Al Emarah News, Jumat (01/01/2016).

Serangan dikatakan masih berlangsung dan sejauh ini menyebabkan korban mematikan bagi warga asing penjajah.

Rincian lebih lanjut tentang operasi akan diperbarui saat informasi tiba.

Dalam sebuah laporan yang dimuat World Bulletin mengatakan, sebuah ledakan keras mengguncang pusat Kabul Jumat malam. Seorang pejabat mengatakan bahwa target target itu tampaknya restoran yang populer di kalangan orang asing di ibukota Afghanistan.

"Ledakan itu terjadi di lingkungan kota Qala-e-Fathullah, Kabul. Rupanya restoran telah diserang," kata juru bicara kementerian dalam negeri Sediq Sediqqi, mengutip informasi awal.

Tidak ada informasi lanjutan yang segera dirilis tentang target atau tentang korban ledakan, yang merupakan serangan terbaru dalam serangkaian serangan di seluruh Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara di provinsi Juzjan utara mengatakan bahwa upaya Komisi Khotbah dan bimbingan dan rekrutmen Imarah Islam, membuahkan hasil. 17 pasukan ANA (Afghanistan National Army) di distrik Khanqa, 5 pasukan di distrik Aqcha dan 12 di distrik Faizabad dengan total berjumlah 34 pasukan bertobat atas kesalahan mereka dan bergabung dengan Taliban beberapa hari lalu.  

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

Serangan Martir Hantam Sebuah Wisma Asing di Kabul

KABUL (Jurnalislam.com) – Pejabat melaporkan dari ibukota negara Kabul bahwa beberapa saat sebelumnya sekitar senja hari, beberapa Mujahidin pemberani dari batalyon istisyhad Imarah Islam melancarkan operasi pada sebuah Wisma asing di wilayah kota Taimani, lansir Al Emarah News, Jumat (01/01/2016).

Serangan dikatakan masih berlangsung dan sejauh ini menyebabkan korban mematikan bagi warga asing penjajah.

Rincian lebih lanjut tentang operasi akan diperbarui saat informasi tiba.

Dalam sebuah laporan yang dimuat World Bulletin mengatakan, sebuah ledakan keras mengguncang pusat Kabul Jumat malam. Seorang pejabat mengatakan bahwa target target itu tampaknya restoran yang populer di kalangan orang asing di ibukota Afghanistan.

"Ledakan itu terjadi di lingkungan kota Qala-e-Fathullah, Kabul. Rupanya restoran telah diserang," kata juru bicara kementerian dalam negeri Sediq Sediqqi, mengutip informasi awal.

Tidak ada informasi lanjutan yang segera dirilis tentang target atau tentang korban ledakan, yang merupakan serangan terbaru dalam serangkaian serangan di seluruh Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara di provinsi Juzjan utara mengatakan bahwa upaya Komisi Khotbah dan bimbingan dan rekrutmen Imarah Islam, membuahkan hasil. 17 pasukan ANA (Afghanistan National Army) di distrik Khanqa, 5 pasukan di distrik Aqcha dan 12 di distrik Faizabad dengan total berjumlah 34 pasukan bertobat atas kesalahan mereka dan bergabung dengan Taliban beberapa hari lalu.  

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

Persis Bima Kecam Terompet Berbahan Sampul Qur’an

BIMA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Daerah Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Bima, H. Ajrun Sulaiman mengecam keras beredarnya terompet tahun baru yang terbuat dari sampul Al Qur’an.

“Ini adalah bentuk penghinaan kepada umat Islam yang mayoritas. Maka kami sangat mengecam adanya tindakan itu, dan para pelakunya harus ditindak serta dihukum seberat-beratnya,” katanya kepada Jurnalislam, Kamis (31/12/2015).

Menurutnya, umat Islam sudah sangat bertoleransi terhadap umat agama lain. Tetapi penghinaan terhadap Islam masih terjadi.

“Seharusnya umat Islam yang ada di sana harus memberikan reaksi yang luar biasa karena ini merupakan penghinaan terhadap wahyu Allah. Padahal umat islam ini tidak pernah melakukan hal-hal menyinggung agama lain, tetapi kok kenapa harus ada kejadian seperti itu,” ujarnya.

Haji Ajrun berharap, kejadian seperti itu jangan sampai terulang lagi. Ia khawatir hal itu akan memancing kemarahan umat yang lebih besar.

“Jangan sampai ada kejadian seperti itu lagi di tengah umat Islam yang mayoritas. Jangan sampai anda membangun kemarahan umat Islam apalagi membangunkan singa yang sedang tertidur,” tegasnya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Pasukan Irak Perluas Kontrol Ramadi dan Selamatkan Warga Sipil

RAMADI (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak pada hari Jumat (01/01/2016) memperpanjang cengkraman mereka di pusat kota Ramadi, menyapu wilayah militan dan menyelamatkan warga sipil yang terperangkap, Al Arabiya News Channel melaporkan, Jumat.

Pasukan federal menyatakan kemenangan pada hari Ahad dalam pertempuran memperebutkan Ramadi, yang telah berlangsung berbulan-bulan, tapi ibukota provinsi Anbar belum sepenuhnya dikuasai.

"Pasukan keamanan kami melancarkan operasi dari Khaldiya, sebelah timur Ramadi, dan berhasil membebaskan Fakultas Pertanian," kata Hamid al-Dulaimi, walikota kabupaten Ramadi.

"Mereka juga membersihkan beberapa wilayah lainnya," katanya.

Hadi Irzayij, kepala polisi Anbar, mengatakan pasukan Irak menahan 30 tersangka pasukan kelompok Islamic State (IS) yang berusaha mundur dari Ramadi dengan cara membaur bersama warga sipil.

Dia mengatakan mereka ditahan hari Kamis dan akan diinterogasi.

"Kami menjalankan rencana yang akan mencegah korban di jajaran pasukan keamanan," kata kepala polisi.

IS, yang mengambil kontrol penuh dari Ramadi bulan Mei 2015, telah menanam ribuan bahan peledak di jalan-jalan dan di gedung-gedung untuk mempertahankan kota.

Operasi pembersihan dipimpin oleh pasukan elit Irak (CTS), bersama dengan tentara, polisi dan pasukan suku lokal, serta dukungan udara Irak.

Para militan tidak lagi dalam posisi melawan untuk merebut Ramadi kembali tetapi banyak yang berhasil keluar dari pertempuran utama pekan lalu dan pindah ke Ramadi timur atau daerah pedesaan di dekatnya.

Seorang kolonel di CTS menegaskan bahwa sekitar 30 pasukan IS telah ditangkap ketika mereka mencoba untuk menyelinap keluar dari Ramadi dan mengatakan bahwa beberapa dari mereka adalah pemimpin senior lokal.

"Apa yang kita lakukan sekarang adalah menyelamatkan keluarga yang terjebak," Majed Mohammed, seorang Mayor CTS mengatakan kepada AFP.

Dia mengatakan tugas mereka rumit akibat banyaknya bom pinggir jalan yang diletakkan oleh para milisi dan adanya fakta bahwa IS menembaki warga sipil yang mencoba melarikan diri.

Deddy | Al Arabiya | Jurnalislam

Pasukan Irak Perluas Kontrol Ramadi dan Selamatkan Warga Sipil

RAMADI (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak pada hari Jumat (01/01/2016) memperpanjang cengkraman mereka di pusat kota Ramadi, menyapu wilayah militan dan menyelamatkan warga sipil yang terperangkap, Al Arabiya News Channel melaporkan, Jumat.

Pasukan federal menyatakan kemenangan pada hari Ahad dalam pertempuran memperebutkan Ramadi, yang telah berlangsung berbulan-bulan, tapi ibukota provinsi Anbar belum sepenuhnya dikuasai.

"Pasukan keamanan kami melancarkan operasi dari Khaldiya, sebelah timur Ramadi, dan berhasil membebaskan Fakultas Pertanian," kata Hamid al-Dulaimi, walikota kabupaten Ramadi.

"Mereka juga membersihkan beberapa wilayah lainnya," katanya.

Hadi Irzayij, kepala polisi Anbar, mengatakan pasukan Irak menahan 30 tersangka pasukan kelompok Islamic State (IS) yang berusaha mundur dari Ramadi dengan cara membaur bersama warga sipil.

Dia mengatakan mereka ditahan hari Kamis dan akan diinterogasi.

"Kami menjalankan rencana yang akan mencegah korban di jajaran pasukan keamanan," kata kepala polisi.

IS, yang mengambil kontrol penuh dari Ramadi bulan Mei 2015, telah menanam ribuan bahan peledak di jalan-jalan dan di gedung-gedung untuk mempertahankan kota.

Operasi pembersihan dipimpin oleh pasukan elit Irak (CTS), bersama dengan tentara, polisi dan pasukan suku lokal, serta dukungan udara Irak.

Para militan tidak lagi dalam posisi melawan untuk merebut Ramadi kembali tetapi banyak yang berhasil keluar dari pertempuran utama pekan lalu dan pindah ke Ramadi timur atau daerah pedesaan di dekatnya.

Seorang kolonel di CTS menegaskan bahwa sekitar 30 pasukan IS telah ditangkap ketika mereka mencoba untuk menyelinap keluar dari Ramadi dan mengatakan bahwa beberapa dari mereka adalah pemimpin senior lokal.

"Apa yang kita lakukan sekarang adalah menyelamatkan keluarga yang terjebak," Majed Mohammed, seorang Mayor CTS mengatakan kepada AFP.

Dia mengatakan tugas mereka rumit akibat banyaknya bom pinggir jalan yang diletakkan oleh para milisi dan adanya fakta bahwa IS menembaki warga sipil yang mencoba melarikan diri.

Deddy | Al Arabiya | Jurnalislam

Serangan Mematikan di Sebuah Pub Tel Aviv, 2 Tewas dan 7 Terluka

ISRAEL (Jurnalislam.com) – Sebuah serangan penembakan mematikan telah menewaskan sedikitnya dua orang di kota Tel Aviv, Israel, dan menyebabkan setidaknya tujuh lainnya terluka, menurut polisi zionis Yahudi.

Serangan, yang menargetkan sebuah pub di Dizengoff Street di pusat Tel Aviv, berlangsung pada Jumat sore, Micky Rosenfeld, juru bicara polisi Israel, mengatakan kepada Al Jazeera melalui telepon, Jumat (01/01/2016).

"Latar belakang penembakan masih belum jelas saat ini dan kami masih menyusuri Tel Aviv untuk mencari pelaku," kata Rosenfeld.

Dia mengatakan tidak jelas apakah serangan itu murni kriminal atau terkait dengan eskalasi konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina.

Rekaman CCTV tentang insiden, yang tidak bisa diverifikasi Al Jazeera secara independen, telah diposting di Twitter. Video ini menggambarkan penembak melepaskan tembakan dengan senjata otomatis saat petugas keamanan pub melonjak untuk menutupi.

Tel Aviv: CCTV of the dhooting attack pic.twitter.com/LsRXeKKAMZ

— Amichai Stein (@AmichaiStein1) January 1, 2016

Dalam sebuah posting di Twitter tak lama sebelum satu tewas dikonfirmasi, petugas pelayanan medis darurat Israel, Magen David Adom, memposting gambar yang menunjukkan darah berceceran di trotoar di depan bar.

#UPDATE ( #TelAviv ): @Mdais #paramedics treating 5 victims, including 2 in critical con. #SavingLives #EMS pic.twitter.com/FuKvQN1U0b

— MAGEN DAVID ADOM (@Mdais) January 1, 2016

Berbicara kepada radio militer Israel, pemilik bar mengatakan bahwa "seorang pria dengan senjata otomatis tiba dan mulai menembaki orang di seluruh tempat".

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Serangan Mematikan di Sebuah Pub Tel Aviv, 2 Tewas dan 7 Terluka

ISRAEL (Jurnalislam.com) – Sebuah serangan penembakan mematikan telah menewaskan sedikitnya dua orang di kota Tel Aviv, Israel, dan menyebabkan setidaknya tujuh lainnya terluka, menurut polisi zionis Yahudi.

Serangan, yang menargetkan sebuah pub di Dizengoff Street di pusat Tel Aviv, berlangsung pada Jumat sore, Micky Rosenfeld, juru bicara polisi Israel, mengatakan kepada Al Jazeera melalui telepon, Jumat (01/01/2016).

"Latar belakang penembakan masih belum jelas saat ini dan kami masih menyusuri Tel Aviv untuk mencari pelaku," kata Rosenfeld.

Dia mengatakan tidak jelas apakah serangan itu murni kriminal atau terkait dengan eskalasi konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina.

Rekaman CCTV tentang insiden, yang tidak bisa diverifikasi Al Jazeera secara independen, telah diposting di Twitter. Video ini menggambarkan penembak melepaskan tembakan dengan senjata otomatis saat petugas keamanan pub melonjak untuk menutupi.

Tel Aviv: CCTV of the dhooting attack pic.twitter.com/LsRXeKKAMZ

— Amichai Stein (@AmichaiStein1) January 1, 2016

Dalam sebuah posting di Twitter tak lama sebelum satu tewas dikonfirmasi, petugas pelayanan medis darurat Israel, Magen David Adom, memposting gambar yang menunjukkan darah berceceran di trotoar di depan bar.

#UPDATE ( #TelAviv ): @Mdais #paramedics treating 5 victims, including 2 in critical con. #SavingLives #EMS pic.twitter.com/FuKvQN1U0b

— MAGEN DAVID ADOM (@Mdais) January 1, 2016

Berbicara kepada radio militer Israel, pemilik bar mengatakan bahwa "seorang pria dengan senjata otomatis tiba dan mulai menembaki orang di seluruh tempat".

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam