Responsive image

Mujahidin IEA Serang Zona Hijau Yang Dihuni Diplomat Asing

KABUL (Jurnalislam.com) – Mujahidin Taliban atau Islamic Emirate of Aghanistan (IEA) menyerang sebuah lingkungan dihuni oleh diplomat dan organisasi asing di Kabul pada Kamis (27/11/2014) malam, kata pihak berwenang Afghanistan.

Serangan dimulai dengan ledakan bom, diikuti dengan ledakan yang lebih kecil dan tembakan antara petugas keamanan dan militan. Awalnya target adalah rumah tamu dari Relief International dan Pembangunan – sebuah organisasi AS.

Suara ledakan dan sirene menyala seluruh daerah sementara staf asing dan diplomat melarikan diri ke dalam mobil antipeluru.

Menurut juru bicara kepolisian Kabul Hashmat Stanikzai, serangan teroris dimulai pukul 19:30 waktu setempat pada zona hijau (green zone) lingkungan Wazir Akbar Khan di pusat kota Kabul.

Tentara boneka Afghanisan mengklaim telah menembak mati 2 mujahidin, namun belum ada pernyataan resmi dari IEA terkait adanya korban di pihaknya.

"Mereka menyerang kantor asing. Dua "teroris" ditembak mati oleh pasukan keamanan Afghanistan," kata Menteri Dalam Negeri Mohammad wakil Ayob Salangi.

"Operasi untuk memburu para penyerang telah berakhir, meskipun pasukan keamanan sedang mencari militan tambahan," kata Salangi.

Satu orang Nepal terluka dalam insiden itu.

Ini merupakan serangan ke-10 mujahidin IEA di Kabul dalam dua minggu terakhir, dan yang kedua saat ini. Serangan ini terjadi beberapa jam setelah diawali oleh aksi bom syahid yang menargetkan kendaraan staf kedutaan Inggris, menewaskan enam termasuk dua diplomat Inggris.

"Beberapa bom syahid menyerang sebuah rumah tamu asing di daerah Wazir Akbar Khan, membuat beberapa orang tewas." kata Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam akun twitter-nya.

Taliban telah meningkatkan serangan mereka sejak pemerintah Afghanistan menandatangani perjanjian keamanan, yang memungkinkan pasukan AS dan NATO untuk tetap di Afghanistan melampaui 2014.

Majelis tinggi Afghanistan menyetujui pakta keamanan yang kontroversial dengan AS dan NATO, Kamis. (AnadoluAgency)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X